Halaman

Memasang Template Single Page & Tracking Scroll - Analisis Minat Pembaca

tracking-scroll-single-page

Tracking scroll dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana minat pengunjung website yang kita kelola, membaca atau menyimak konten yang disajikan di dalamnya. Bagaimana cara memasangnya, simak artikel berikut ini.

Dewasa ini website yang menggunakan tema atau template single page sudah sangat populer. Tema yang menggabungkan beberapa halaman menjadi sebuah halaman tunggal, selain dapat mempermudah pengunjungnya menjadi lebih fokus pada konten yang ditampilkan, juga mempermudah pengunjungnya dalam hal navigasi. Pengunjung website singke page cukup melakukan scroll ke atas atau ke bawah untuk mencari informasi yang diinginkan dari konten yang tersedia.

Selain itu, bagi pemilik website penggunaan tema single page dapat meningkatkan efektifitas promo yang mereka lakukan. Unutk mempermudah memahami website dengan template ini kita ambil contoh acak website single page :

  • Website milik Konimex, mereka menerapkan tema single page untuk menampilkan profil perusahaan maupun mempromosikan merk atau brand produk mereka, misalnya obat batuk Siladex.
  • Website milik Uber, mereka juga menggunakan tema single page, hasilnya website mereka dapat mempromosikan berbagai layanan mereka serta memudahkan pengunjungnya yang berminat dengan layanan startup yang sempat menjadi rival Gojek tersebut.
 

Keuntungan Menggunakan Template Single Page

Selain dapat mempermudah pengunjung atau visitor halaman website yang kita kelola, penggunaan template one page memiliki beberapa keunggulan lain yang tidak dimiliki template - template jenis lain, antara lain yaitu :

1. Memudahkan mengelola fokus konten

Pada website yang menggunakan template one page, pengelolanya dapat mengatur letak konten - konten yang paling penting untuk diketahui pengunjung lebih dahulu, dengan meletakkannya pada awal halaman, urutannya dapat menyesuaikan skala prioritas yang diinginkan pengelola. Dengan demikian fokus pengunjung webiste tidak terbagi kepada konten - konten lain yang dianggap tidak terlalu urgen.

Misalnya pada webiste milik Konimex, mereka menampilkan slogan moto dan brands produk - produk unggunlan mereka pada bagian awal website, dengan demikian pengunjungnya akan langsung mendapatkan sajian promosi produk unggunlan yang mereka miliki.


2. Relatif Lebih Ringan

Kebanyakan website dengan template halaman tunggal, tidak menyertakan side bar maupun banyak widget pada bagian sisi - sisinya. Hal ini selain dapat mempersingkat waktu pembuatannya, juga dapat meningkatkan kecepatannya pada saat dibuka, karena tidak menampilkan terlalu banyak aset yang dapat menambah beban browser pada saat dibuka.

Page speed atau kecepatan sebuah halaman website pada saat dibuka, akan sangat mempengaruhi SEO halaman tersebut, sehingga sebuah halaman yang memiliki performa maupun kecepatan yang cukup baik otomatis akan ditampilkan pada halaman awal hasil pencarian.

3. Memudahkan proses analytics

Analytics dalam dunia SEO (Search Engine Optimization) merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui perilaku dari pengunjung website yang kita kelola. Sehingga hal ini perlu dilakukan terutama bagi website yang dibangun sebagai sarana promosi, untuk mengetahui minat pengunjungnya efektifitas sebuah promosi.



Cara Memasang Scroll Tags

Pada webiste yang menggunakan halaman tunggal sebagai temanya, pengelolanya dapat menggunakan tracking scroll dengan menggunakan tools Google Tag Manager (GTM), yang telah disediakan oleh Google Analytics. Dengan tools tersebut, pengelola website dapat dengan mudah mengetahui minat pengunjung webnya terhadap konten yang ditampilkan situsnya.

Tools di atas sangat membantu untuk mengetahui sejauh mana minat visitors halaman web saat menyimak kontennya. Cara kerjanya dengan dengan menandai halaman web pada 4 bagian, yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Selanjutnya GTM akan melihat perilaku scrolling yang dilakukan oleh pengunjung halaman tersebut.

Dari data yang dikumpulkan oleh GTM, pengelola situs dapat mengetahui jumlah pengunjungnya yang melakukan scroll pada 4 kategori tersebut di atas, sehingga dapat mempermudah dalam memperkirakan minat pengunjung terhadap konten yang disajikan pada halaman tersebut.

Untuk memasang GTM pada sebuah website yang dikelola, sebelumnya kita sudah harus memiliki akun Google Analytics dan mendaftarkan web tersebut ke dalam akun tadi. Selanjutnya kita tinggal membuat tag baru pada workspace yang terdapat dalam GTM, sesuai dengan kebutuhan. Setelah tracking scroll terpasang, kita dapat melihat informasi yang berhasil dikumpulkan pada akun Google Analytics tadi.

Bagaimana? Tertarik untuk menerapkan strategi yang memadukan tema halaman web tunggal dengan tracking scroll ini?

Bagikan artikel

Facebook Google+ Twitter

Langkah Efisiensi SDM Pada Perusahaan

Suatu perusahaan baik perusahaan tahap awal alias masih merintis, menengah maupun yang sudah berkembang dan menjadi perusahan top, tentunya ...

Populer